Standard Operating Procedure Cara Membuat SOP disusun dengan tujuan yang sama dengan pembuatan SOP untuk berbagai aktivitas lainnya, yaitu menetapkan suatu bentuk standar untuk penulisan SOP dan prosedur merevisinya.
Standard Operating Procedure Cara Membuat SOP bisa dikatakan sebagai dasar atau landasan untuk membuat SOP.
Mengapa demikian?
Karena Standard Operating Procedure Cara Membuat SOP akan menjelaskan baik juklak dan juknis pembuatan SOP. Misalnya mengenai penulisan jenis kalimat dan penomoran yang digunakan.
Dan bila anda ingin membuat perjanjian dan kontrak kerjasama bisnis, dan bentuk perjanjian lain, sebaiknya pelajari dulu 2 SOP berikut ini :
Format header dan komponen-komponen yang ada di dalamnya masih sama dengan format SOP lainnya.
Header di halaman pertama terdiri dari :
Logo dan Nama Perusahaan : Misalnya PT Berkah Jaya (disingkat BJ)
Judul : Standard Operating Procedure Cara Membuat SOP.
Nomor Dokumen : misalnya BJ-SOP-01.01-BJ.01.04
Mulai Berlaku : misalnya 01 April 2017.
Revisi : misalnya 00, berarti belum pernah dilakukan revisi.
Tanggal revisi : kosong.
Halaman : misalnya 1 dari 3, berarti halaman 1 dari total 3 halaman.
Bila dilihat secara keseluruhan dan utuh, penampakan header SOP adalah seperti berikut ini :
Header SOP – Cara Membuat SOP
#2. Membuat Komponen Pengesahan
Komponen-komponen yang ada dalam bagian pengesahan adalah siapa yang membuat/menulis, siapa yang memeriksa SOP, dan siapa yang menandatangani SOP Cara Membuat SOP.
Data-data tersebut meliputi nama, jabatan dan paraf dari tiap-tiap orang yang terlibat. Format lengkapnya adalah sebagai berikut :
Menentukan suatu bentuk standar untuk penulisan SOP dan cara merivisinya.
Penanggung Jawab
Penanggungjawab mengenai hal-hal yang berkaitan dengan SOP adalah penanggungjawab.
Prosedur
SOP sebaiknya ditulis dengan kalimat aktif dan sesingkat mungkin dengan kata yang jelas dan tegas.
SOP sebaiknya dimulai dengan bagian-bagian berikut :
Pengantar yang berisi nomor dokumen, tanggal mulai berlaku, revisi, tanggal revisi, judul, halaman, penyusun, pemeriksa, dan yang menyetujui SOP.
Keterangan mengenai tujuan SOP, dengan menggunakan panjang paragraf standar.Hal ini dimaksudkan untuk menekankan kepada pelaksana atau pemakai dokumen bahwa mereka bertanggungjawab untuk memahami isi dan tujuan SOP bersangkutan.Pelaksana dapat juga memberikan setiap masalah yang mungkin timbul dalam pelaksanaan SOP, baik kesalahan yang dapat disebabkan karena hal yang kurang jelas atau tidak konsisten yang terdapat dalam SOP.
Contoh keterangan dalam SOP :
Bila ada sesuatu dalam SOP ini yang tidak dimengerti atau tidak dapat ditetapkan sesuai dengan yang tertulis, segera beritahukan kepada supervisor yang bersangkutan mengenai instruksi yang jelas dan tepat tentang pelaksanaan operasional yang dimaksudkan.
Penulisan
Dalam kondisi tertentu sebaiknya penanggungjawab prosedur SOP terkait ditulis pada kolom terpisah, dibagian kanan pada teks dokumen. Hal tersebut memungkinkan pemberian tanggung jawab yang lebih spesifik dibandingkan dengan penulisan dalam pengantar umum.
Penomoran
Penomoran SOP meunut pada bidang, bulan dan tahun penetapan SOP.
Bidang SOP distribusi meliputi : pengadaan produk
Pengeloaan Produk meliputi : penyimpanan, pemeriksaan, pemantauan, antisipasi dan penanganan, serta distribusi.
Contoh penomoran SOP :
Nomor 001 – 099 = SOP Penyesuaian perijinan, kelengkapan dan laporan.
Nomor 100 – 199 = SOP pengelolaan dan penyaluran produk
Nomor 200 – 299 = SOP Higiene dan Sanitasi
Nomor 300 – 399 = SOP Tata kelola adm, kontrak kerjasama dan penanganan keluhan.
Nomor 400 – 499 = Tata kelola produk tertentu / khusus.
Nomor 500 – 599 = SOP tata kelola produk.
Nomor 600 – 699 = SOP Inspeksi.
Nomor 700 – 799 = Tata cara kalibrasi alat dan validasi sistem pengelolaan dan penyaluran produk.
Nomor 800 – 899 = SOP Retur, ED, dan pemusnahan.
Nomor 900 – 999 = SOP Pelatihan dan Sistem manajemen kesehatan keselamatan kerja.
psikologi islam terapan, psikologi budaya, behavior, humanis, NLP, psikotest, psikometri, metalogika, psikoanalisis, hukum, arsitektur, ergonomis, psikosis, neurosis, positive, logoterapi, islam, kesehatan, bimbingan konseling, pikiran, perasaan, test pns, neuron. komunitas, autis, adhd, kajian Sebenarnya, apa itu tes psikologi? Banyak yang menganggap bahwa tes psikologi merupakan sebuah tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang. Pernyataan ini memang ada benarnya. Karena memang tes psikologi adalah sebuah alat ukur, yang digunakan untuk mengungkap trait – trait yang ada di dalam diri seseorang. Test psikologi pada dasarnya merupakan satu bagian kecil saja dari keseluruhan proses assesmen atau pengukuran psikologis. Dalam assessmen atau pengukuran psikologis, terdapat tiga poin penting, yaitu : Observasi Wawancara Penggungaan alat tes psikologi Observasi dan Wawancara adalah hal yang mutlak dilakukan dalam proses assesmen psikologis. Sedangkan alat tes psikologi...
Ergonomi dan Islam | Ergonomi dan Islam Pada bulan Ramadhan ini akan mencoba mengulas hubungan ergonomi dengan Islam. Sebelumnya saya belum pernah sama sekali menemukan sumber yang membahas hubungan ergonomi dengan Islam sehingga bila ada kekeliruan mohon diingatkan. Namun sebenarnya inti dari pembahasan ini bukan pembahasan yang benar-benar baru namun sudah cukup banyak disinggung oleh referensi-referensi lainnya hanya saja belum menyebutkan ergonomi, jadi kali ini akan mencoba untuk mengaitkannya dengan ergonomi. Menurut opini saya, ilmu ergonomi sungguh sangat sejalan dengan Islam (ini masih baru opini saya karena saya bukanlah ahli tafsir dan ulama serta saya belum menemukan pernyataan narasumber lain yang sama persis). Kenapa saya mengatakan sungguh sangat sejalan dengan Islam? Berikut penjelasannya. Definisi Ergonomi Ergonomi atau ergonomika (dalam bahasa inggris disebut ergonomics) adalah ilmu tentang kerja. Secara detil ergonomi adalah ilmu yang me...
psikologi islam terapan, psikologi budaya, behavior, humanis, NLP, psikotest, psikometri, metalogika, psikoanalisis, hukum, arsitektur, ergonomis, psikosis, neurosis, positive, logoterapi, islam, kesehatan, bimbingan konseling, pikiran, perasaan, test pns, neuron. komunitas, autis, adhd, kajian 🧠 Perbedaan Psikologi Laki-laki dan Wanita dalam Perspektif Psikologi Islam Berdasarkan Sistem Kerja Otak Pendahuluan Manusia — laki-laki dan wanita — diciptakan Allah ﷻ dalam kesetaraan derajat, tetapi berbeda dalam fitrah, struktur biologis, dan pola berpikir . Perbedaan ini bukan untuk pertentangan, melainkan untuk saling melengkapi (تَكَامُل) . Al-Qur’an menegaskan: “Dan dari segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat kebesaran Allah.” (QS. Adz-Dzariyat: 49) Kajian ini akan menelaah secara mendalam bagaimana Islam memandang perbedaan psikologis antara laki-laki dan wanita , serta bagaimana neurosains modern menjelaskan perbedaan tersebut melalui sistem ...
Comments
Post a Comment